Menurut catatan pengadilan, pihak Microsoft baru menyadari raibnya uang mereka pada tahun 2009, setelah Seal keluar dari perusahaan tersebut.
Seal sendiri telah mengembalikkan uang sebesar USD515.375 ke Microsoft. Setelah itu Hakim James Robart dari pengadilan US Disctrict Court, juga memerintahkannya untuk mengembalikan sisa uang USD550.380.
Sang hakim mengatakan kepada Seal, bahwa semua akuntan harus belajar bahwa pencucian uang dan jenis penipuan lainnya akan mendapat ancaman hukuman penjara yang berat.
Seal didakwa bersalah atas tuduhan telah melakukan pencucian uang. Pekerjaannya sebagai akuntan di Microsoft juga termasuk meneruskan informasi pembayaran vendor ke akun bank Microsoft. Karena hal itulah Seal mengetahui kerentanan di dalamnya, hingga ia bisa mengarahkan ulang aliran uang ke akun bank atas nama ibunya yang telah meninggal dunia.
Ketika pihak Microsoft mengetahui aksi dari Seal, mereka langsung melaporkan kepada FBI, maka langsung diringkus koruptor tersebut. Seal mengatakan bahwa ia menyesal dan berniat untuk mengembalikan uang tersebut sepenuhnya.
0 komentar:
Posting Komentar